Home / Batanghari / Sosial

Selasa, 11 Juli 2023 - 08:52 WIB

Perdagangan Hewan Ternak Masuk Ke Batanghari Diperketat

Bungotv.co, Batanghari – Antraks merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian mendadak pada berbagai jenis hewan ternak, bahkan saat ini sudah ada belasan hewan ternak di jogjakarta mati akibat terkjangkit penyakit antraks. menyikapi kejadian ini, pemerintah kabupaten Batanghari akan memperketat perdagangan hewan ternak yang masuk ke daerah setempat.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan kabupaten Batanghari Mara Mulya Pane mengatakan, saat ini di Batanghari sendiri belum ditemukan adanya hewan yang terjangkit antraks, guna mencegah adanya penyebaran penyakit tersebut, pihaknya telah meminta kepada para petani melakukan penyemprotan desinfektan di masing-masing kandang ternak.

Baco Jugo :   Dinilai Berkontribusi, Bupati H Mashuri Terima Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Madya

Selain itu,  petugas juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap perdagangan hewan ternak yang masuk ke Batanghari, dan melakukan pemeriksaan langsung ke tempat-tempat ternak dengan cara memberikan vitamin dan anti body.

Baco Jugo :   Empat Asn Di Batanghari Ajukan Cerai

Untuk diketahui  penyakit antraks sendiri disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis, yang pada umumnya menyerang hewan herbivora salah satunya seperti sapi, bahkan dapat menular ke manusia melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi.

Share :

Baca Juga

Bungo

Dinilai Berkontribusi, Bupati H Mashuri Terima Penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Madya

Ekonomi

Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Diminta Manfaatkan Lahan Produktif

Bungo

Pererat Silaturahmi Bersama Forkopimda, Dandim 0416 Bute Ikuti Gowes Sepeda Dan Latihan Menembak

Batanghari

Beasiswa Batanghari Tangguh, Pemkab Anggarkan Rp. 3,6 Miliar Untuk Beasiswa Tangguh

Merangin

Sinergisitas Pemkab Bersama Brimob, PJ Bupati Merangin Silaturahmi ke Satbrimob Jambi Batalyon B Pelopor

Batanghari

Perbaikan Jembatan Tembesi, Pastikan Perbaikan Sesuai Harapan, Warga Dirikan Pos Pantau

Hukum

348 Pasangan Suami Istri di Kerinci dan Sungai Penuh Bercerai

Batanghari

Pelanggaran ASN, BKPSDMD Batanghari Terima Empat Laporan