Home / Muaro Jambi

Kamis, 15 Juni 2023 - 20:29 WIB

Belasan Titik Hotspot Terdeteksi, Puncak Musim Kemarau di Prediksi Agustus

Belasan Titik Hotspot Terdeteksi, Puncak Musim Kemarau Di Prediksi Agustus

Belasan Titik Hotspot Terdeteksi, Puncak Musim Kemarau Di Prediksi Agustus

Bungotv.co, Muaro Jambi – Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jambi memprediksi  puncak musim kemarau pada tahun ini di wilayah Kabupaten Muaro Jambi terjadi pada bulan juli dan Agustus. BMKG mengingatkan akan perlunya kewaspadaan dari semua pihak  adanya potensi kebakaran hutan dan lahan.

Pasalnya kemarau pada tahun 2023 akan lebih kering dibandingkan pada tahun sebelumnya. Musim kemarau sendiri melanda wilayah Muaro Jambi  diprediksi akan berlangsung hingga bulan Oktober 2023 mendatang. Namun pada bulan Juli nantinya BMKG akan kembali mengupdate untuk memastikan berapa lama keberlangsungan musim kemarau.

Baco Jugo :   Rapat Paripurna Dewan, Waket 1 Junaidi Pimpin Paripurna Penyampaian Kegiatan Reses

Dari catatan BMKG Jambi  sepanjang tahun 2023 ditemukan ada 14 titik panas atau hotspot yang terpantau melalui setelit yang dimiliki bmkg. Potensi akan munculnya titik hotspot ini di prediksi akan meningkat seiring dengan kondisi suhu di wilayah Muaro Jambi. Warga dihimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan terutama di daerah gambut karena sangat sulit dipadamkan apabila terjadi kebakaran.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa Diminta Manfaatkan Lahan Produktif

Muaro Jambi

Jelang Pilkada Serentak, KPU Sebut Coklit Data Pemilih 4 Kecamatan Rampung

Kesehatan

Sungai Dicemari Limbah Pabrik, DLH Segel Perusahaan Kelapa Sawit

Bencana

Kasus DBD Meningkat, Masyarakat Diminta Untuk Waspada

Hukum

Tindaklanjut Temuan BPK RI, PJ Bupati Najmi Mengaku Sudah Mengetahui Keberadaan Laptop

Hukum

Lapas Perempuan Jambi, Warga Binaan Dapat Pelatihan Keterampilan Menjahit

Muaro Jambi

DLH Muaro Jambi Terjunkan Tim Periksa Pencemaran Sungai di Desa Suka Maju

Kesehatan

Warga Kesulitan Air Bersih, Diduga Sungai Tercemar Limbah Pabrik Kelapa Sawit